Translate

Selasa, 26 April 2016

Secuil harapan



Saya hidup sendiri beserta 3 anak semenjak bercerai dengan suami tahun 2007, dan pada tahun 2016 ini saya mencoba memulai kehidupan baru dengan menerima seorang lelaki menjadi suami dengan membawa serta 3 org anak, yg  pada akhirnya amanat anak yang menjadi tanggungan kami menjadi 6 org anak, kami merasa bahagia dan saling cocok satu sama lain, anak2pun berlebur menjadi satu kesatuan keluarga yang bahagia.

Namun harapan kebahagiaan seutuhnya tdk terasa mulus  ketika masalah keuangan mengganggu senyum kebahagiaan keluarga kami, suami saya bekerja sebagai desainer kontruksi rumah dan grafis amatir yg otodidak berpenghasilan temporer, sementara saya berpenghasilan hanya 350rb perbulan, sungguh sangat dirasa serba kurang tercukupi.

Ini adalah salah satu upaya yg bnr2 berpengharapan, semoga apa yg saya tulis ini adalah bkn hal yg negatif, karna saya berharap ada kebaikan dari apa yg bisa saya lakukan untuk mengatasi kesulitan keluarga kami. Adakah yang bisa memberikan jalan keluar dalam kesulitan ini...? selain do'a dan upaya......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar